| Notice Bandung Community: Tidak Perlu Punya Mobil | ||||
|
|
Jika kamu mengulik situs pertemanan Facebook dengan nama Notice Bandung Community, maka pada kolom keterangannya akan tertera kalau ini adalah wadah kumpul anak muda Bandung.
Jakarta (Finroll Automotive) - Tidak mesti pakai mobil yang penting bisa diajak gaul dan kalau ngobrol bisa nyambung. Sedih dan suka dirasakan bersama! Ya itulah gambaran klub mobil Notice yang berdiri 25 Nopember 2005. Media Facebook ini digulirkan lebih kepada sebagai media komunikasi antar anggota agar mudah mengetahui info kegiatan. “Bisa jadi tempat sharing ide buat bikin kegiatan,” ungkap Reza, salah satu personil Notice. Kadang kalau ada undangan kegiatan dari klub lain bisa langsung ke Facebook. Sejauh ini anggota Notice yang ikut Facebook memang belum banyak karena, "Banyak yang enggak suka main Facebook,” keluh Reza. Wah, perlu dipompa semangatnya nih biar 1000% solid! Klub Notice sendiri merupakan pengembangan dari klub asal Jakarta dengan nama yang sama. Billy Fabiola asal Notice Jakarta membawa klub ini ke Bandung. Alasan Billy menebarkan klub ini lantaran ia pengin menularkan rasa kekeluargaan yang telah ada di Notice Jakarta. Dan juga menambah jaringan pertemanan biar lebih luas tentunya. “Kita bukan sekadar klub mobil, tapi juga diarahkan jadi komunitas, siapapun punya mobil atau tidak, boleh ikut,” cetus Billy. Untuk mendapat simpati dari anak-anak Bandung, di awal pendirian Notice Bandung, Billy mulai melakukan perekrutan anggota. Mulanya dari teman kampusnya di Universitas Pajajaran, lalu dari mulut ke mulut. “Gua yakinkan ke mereka kalau Notice itu punya rasa kekeluargaan yang kuat,” bilang Billy yang sempat memimpin Notice Bandung, selama dua periode. Junior Rambang Putra yang saat ini didaulat jadi ketua Notice Bandung menambahkan, “Awalnya 7 orang dan sekarang sudah berkembang jadi 30.” Buat mengokohkan anggotanya agar sejiwa, kopi darat tiap malam Sabtu jadi jadwal tetap. Jalan Ganesha, tepatnya depan Warung Pasta jadi tempat penyambung tali pertemanan antar anggotanya. “Tempatnya mudah buat akses ke mana-mana,” bilang Junior Rambang Putra yang saat ini didaulat jadi ketua Notice Bandung. Tempat lain yang kerap dijadikan untuk ngumpul ada tempat Futsal di kawasan Kiara Condong. Lalu ada di rumah Tris di wilayah Arcamanik. “Muat mobil banyak dan cozy buat ngumpul,” tukas Billy. Sedangkan untuk sebaran mobil anggotanya, Notice tak membatasi pada satu jenis mobil. Apapun bisa, bahkan yang belum punya mobil dapat gabung. Hal ini sesuai dengan tujuan awal pendirian yang ingin seluas-luasnya jadi wadah berkumpul anak-anak muda. Aliran modifikasinya kebanyakan simpel, modifikasi mesin, ganti velg dan main audio. “Beberapa suka dengan aliran JDM,” kilah Junoy, panggilan Junior. Usia anggotanya antara 17 tahun sampai 24 tahun, umumnya pelajar dan mahasiswa. Biar lebih eksis di kancah klub di kota Bandung berbagai event diikuti. Salah satunya turun kontes modifikasi. Hasilnya cukup menggembirakan beberapa waktu Mitsubishi Lancer GLXi 1995, salah satu mobil anggota berhasil raih The Best JDM. “Baru ikut event tingkat lokal,” tambah Junoy panggilan akrab Junior Rambang Putra. Hal ini disebabkan modifikasi yang dilakukan baru sebatas modifikasi ringan. (bbs) |



